Bangga Berpakaian Santri

     kunjungi situs terbesar kami www.darulihtidaulislam.com

Darulihtidaulislam.com- Para santriku, sering saya sampaikan kepada kalian;pertama tentang niat. Kalian harus memperbaiki niat kalian di pesantren ini.Niat kalian hendaknya menuntut ilmu di pesantren hanyalah semata-mata mencari ridha Allah.

Kunci keberhasilan menuntut imu di pesantren harus mentaati aturan-aturan pesantren, menjauhi apa yang menjadi larangan pondok pesantren, termasuk ketika kalian pulang.

kalian harus menjaga akhlakul karimah Kalian yang sopan,
pakaian yang sopan Jangan hanya di pesantren ini saja kalian berpakaian rapi, baik, dan islami tapi ketika pulang kalian juga harus sopan dengan pakaian yang sopan, celana yang sopan. memakai songkok, tampakkan kalau kalian itu anak santri.

Kalian jangan kalah dengan yang bukan santri.Mereka yang bukan santri tidak malu kemane-mana memakai peci, tidak malu memakai jilbab, tidak malu memakai pakaian-pakaian muslim muslimah, kenapa kalian santri harus malu? Kenapa kalian gengsi dilihat sebagai santri?

Baca juga: hikmah Turunnya Imam Mahdi

Kalian harus bangga. kalian harus tertantang saya santri tidak boleh kalah dengan yang bukan santri,Tunjukkan bahwa kalian juga pinter, bahwa kalian juga bisa seperti apa yang mereka lakukan.

Apalagi saya melihat sekarang banyak lembaga pendidikan yang berpakaian seperti santri. Kenapa kalian yang santri malah lebih suka meniru orang-orang luar yaitu dengan pakaian yang tidak layak, tidak pantas dipakai itu?

Di pesantren ini santri diwajibkan berpakaian yang rapi dan sopan. Di sini santri diwajibkan memakai songkok jangan dianggap hanya di pesantren.Seakan-akan kalau sudah keluar dari pesantren tidak wajib memakai songkok Ke mana pun songkok itu tetap wajib dipakai sebagai tanda, ciri bukan hanya sebagai seorang santri, tapi juga sebagai seorang muslim!

Kenapa harus dengan menggunakan songkok, malu? songkok putih takut dikatakan haji karena belum haji? Pakailah songkok nasional, pakailah songkok hitam! Kenapa harus malu?
Kalian sebagai seorang santri, sebagai orang Indonesia memakai songkok hitam, songkok nasional kenapa harus malu? tidak boleh malu.

Baca juga: akankah Dajjal ke Indonesia?

Orang Barat itu senang dengan pakaiannya yang pendek-pendek, yang menampakkan aurat, itu memang sudah adatnya seperti itu. Kenapa kita harus meniru meraka?
Mereka memakai anting itu memang budaya Barat.
Kalian bukan orang Barat kok malah kebarat-baratan, itu apa?
Kalian orang Timur, orang Indonesia! Indonesia punya adat sendiri, kenapa tidak bangga dengan adat yang sudah ada?

Seorang santri punya ciri khas adat tersendiri, kenapa tidak bangga? Kok lebih membanggakan orang lain, itu namanya lata.Jadi jangan membanggakan orang lain, yang hanya akan merusak akidah kita, akan merusak budaya kita.
Justru sebaliknya bagaimana budaya kita ditiru oleh mereka.Kita sebagai seorang lndonesia, masak kita sebagai pemilik tuan rumah lebih suka dijajah.

Memang sekarang ini, Jepang,amerika, Belanda tidak menjajah dengan peperangan (senjata) tapi menjajah budaya kita, akidah kita sekarang yang dijajah.

Apakah dikira ini sudah zaman merdeka,merdeka dari segi fisik, kita tidak melakukan perang, adu fisik kekuatan, tapi sekarang yang diperangi adalah melalui budaya kita.Itu yang tidak terasa, lah ini siapa yang bisa mengatasinya?.

Baca juga: sejarah darah menstruasi (haid)

Kalian ini santr-santri ditambah ilmu-ilmu pengetahuan yang lain, mari kita perangi budaya mereka itu,bukan malah kita takut kepada mereka ini, bagaimana budaya kita ini menasional, menjadi internasional, angkat budaya kita, termasuk budaya pesantren ini! Cri khaspesantren ini bagaimana bisa mengakar di masyarakat luar.

Jangan justru kalian di pesantren membangga-banggakan
orang yang bukan santri, membangga-banggakan orang luar.
Senang melibat orang antingan, senang hidungnya diantingi,
senang telinganya diantingi, budaya mana itu? Senang dengan rambut dibonding, Senang dengan model celana sobek, kok kayak tidak ada kerjaan!.

Coba kalau dipikir, dilihat, direnungi secara mendalam; hidungnya diantingi, telinganya diantingi, lalu celananya disobek-sobek, kira-kira kalau kita berpikir waras,orang itu gila apa ndak? pikirkan itu! Coba kalian lihat orang-orang gila itu, pakaiannya kayak apa??

SEKIAN.......

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Bangga Berpakaian Santri"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel