Anjuran Memeluk Agama Islam Untuk Para Raja

recep tayyib erdogan
     WWW.DARULIHTIDAULISLAM.COM

Darulihtidaulislam.com- Sekembalinya Nabi dari hudaibiyah, nabi berkirm surat kepada kaisar romawi,Kaisar kisra dari persia,al'Aziz dari Mesir dan kepada kepala-kepala bangsa Arab, agar mereka bersedia masuk agama Islam.Surat yang ditujukan kepada Kaisar Romawi, dibawa oleh Dihya Kalbi.

Ketika itu, Abu Sufyan dan kafilah dagangnya kebetulan berada di Siria. la dipanggil oleh raja, dan ditanya mengenai Nabi saw. Abu Sufyan, yang meski masih merasa dendam kepada Nabi dan pengikutmya, mengaku bahwa Nabi memang seorang keturunan bangsawan.

Pengikutnya semakin bertambah, dan bila seseorang memasuki agama Islam, maka ia tidak akan goyah lagi. Anjuran agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad adalah menyembah Allah Yang Esa, tidak menyukutukan-Nya, shalat, hidup sederhana,berbicara benar, dan berbuat baik kepada sanak keluarga, tetangga dan sesama umat manusia.

Waktu itu, Kaisar merasa terheran mendengar berita dari orang yang menjadi musuh Islam sendiri, Raja lalu mengadakan rapat dengan para pendeta tinggi kerajaannya, agar mereka melepaskan agama yang lama untuk memeluk agama Islam.
Tetapi, para pendeta itu menolak, dan Kaisar bilang hanya
sekadar menguji keteguhan pengikutnya saja.

Lalu, surat yang ditujukan kepada Kisra dari Persia, dibawa
oleh Abdullah bin Hudzaifah. Dan Kisra, ternyata sangat marah
membaca surat dari Nabi saw., karena Kisra tertulis setelah
nama Nabi, Surat itu lalu dirobek-robek, bahkan memerintah-
kan kepada Gubernur Persia di Yaman untuk menangkap
Nabi.

Dan setelah Nabi mendengar sikap Kisra tersebut, Nabi
bergumam, "Tuhan akan merobek robek kerajaannya".
Pernyataan Nabi tersebut memang terbukti. Gubernur Persia di Yaman, Baran, mengutus dua orang ke Madinah dan menyatakan keperluannya kada Nabi saw.

Lalu, Nabi memberitahukan kepada kadanya, bahwa Raja Persia bernama Parviz tewas dibunuh oleh anak kandungnya sendiri bernama Syairwih Qubadz. Betul, setelah keduanya kembali, Raja itu memang dibunuh oleh anak kandungnya sendiri.Dan kejadian tersebut menyebabkan Bazan masuk Islam,dan Yaman melepaskan diri dari kerajaan Persia.


PERANG MU'TAH

Sebagai kelanjutan dari pengiriman surat-surat Nabi kepada
kepala-kepala suku Arab, satu di antaranya mengakibatkan
timbulnya peperangan Yakni, surat yang ditujukan kepada
Syurahbil bin Amru dari Bashrah, di perbatasan Siria. Syurahbil
termasuk orang yang melanggar kebiasaan bangsa Arab karena
membunuh Haris bin Amar, utusan Nabi yang membawa surat.

Dengan demikian, pembunuhan tersebut mengandung pengerti-
an ajakan perangLangkah berikutnya, Nabi saw, membentuk 3.000 pasukan yang dipimpin oleh Zaid, bekas budak Nabi. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa Nabi saw. tidak membedakan derajat diantara umatnya. Nabi hanya mengantarkan tentaranya
sampai di Saniyatul Wida.

Waktu itu, Syurahbil mengirimkan tentaranya sejumlah 100.000 pasukan, dan kedua belah pihak bertemu di Mu'tah, sehingga pertempuran ini disebut sebagai perang Mu'tah.

Pada saat pertempuran terjadi, Zaid gugur sebagai syuhada",

dan pucuk pimpinan digantikan oleh Ja'far. Ja'far ini, akhirnya
juga gugur sebagai syuhada', sehingga pimpinan digantikan
oleh Abdullah bin Rawahah. Abdullah ini pun, juga gugur sebagai syahid.

Akhirnya, pimpinan perang digantikan oleh Khalid bin Walid yang sudah memasuki agama Islam. Dan berkat kelihaian dalam mengatur siasat perang, umat Islam terhindar dari kekalahan. Kejadian ini, berlangsung pada tahun 7 H.

SEKIAN..........

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Anjuran Memeluk Agama Islam Untuk Para Raja "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel