-->

Wali Allah Tidak Dapat Disangka-Sangka

Taj Mahal
   kunjungi selalu kami disini

Darulihtidaulislam.com- DzunNun bercerita bahwa iamemiliki
keponakannya perempuan yang senantiasa berhubungan dengan Allah Swt Pada suatu saat, aku merasa kehilangan dia selama sebulan lamanya dan aku tidak mengetahui di mana ia berada. Kemudian aku merendahkan diri kepada sehari semalam dengan shalat dan berpuasa.

Dalam mimpi aku mendengar seruan,sesungguhnya orang yang kau cari sekarang berada di suatu tempat yang membingungkan. Kemudian sku berkata, "Maha Suci Allah!
Bagaimana dia bisa berada di sana" Lalu aku membaa air dan perbekalan dan pergi selama sepuluh hari Tetapi aku tidak dapat menemukannya dan punus asa.

Perbekalanku pun sudah mulai menipis dan ku beniat pulang esok hari. Ketika aku sedang tidur, ada seseorang membangunkan aku sehingga aku terjaga.Tiba-tiba keponakanku itu sudah bendiri di sampingku sambil tertawa
dan berkata.

Wahai paman tersayang! Apa yang terjadi padamu?"Sudah satu bulan aku mencarimu." Kata Dzun-nun.

Keponakanku menjelaskan, "Wahai pamanku Demi Allah, waktu itu aku sedang berada di kamarku Dan terbetik di benakku bahwa Tuhan bumi, langit,darat, lautan, kesedihan dan kesenangan adalah satu.

Lau aku bertekad akan beribadah kepada Allah Swt selama satu bulan di dalam kesedihan dan satu bulan lagi di dalam kesenangan sampai aku dapat melihat pengaruh-pengaruh kemuliaan dan kekuasaan-Nya.

Lalu aku masuk ke dalam tempat itu selama 40 hari.Setelah itu, aku dapat melihat Dzat yang selama ini aku sembah dengan ainul yaqin. Dia mencukupi ku melebihi makhkuk-makhluk yang lain."

Kemudian keponakanku menangis sebentar dan terdiam. Sedangkan saat itu aku sangat lapar dan aku hendak menanyakan makan pagi padanya.

Aku pandang dia dan keponakannu berkata:
"Paman, sepertinya sangat lapar"

Aku menjawah, "YA"

Lala ia bendoa sambil memandang ke arah langit, "Wahai Tuhanku kini pamanku kelaparan dan perlihatkanlah keadaanku yang sebenarnya di sisimu.

Demi Allah! Belum sempat ia menyelesaikan doanya, dari langit turun sesuatu yang berwarna putih seperti salju dan aku memakannya.

Lalu aku berkata wahai keponakanku Ini adalah Manna, dan di manakah salwa" ia menjawab "Aku akan mendapatkannya setelah aku memperoleh manna."Selah itu aku melihat salwa turun dari atas dengan jumlah yang sangat banyak

Lala Dzun-Nun meneruskan pembicaraannya, "Demi Allahl Dia tidak meninggalkanku lagi sampai aku termasuk ke dalam pilihan Allah Swt Semoga Allah Swt menyayangi kemenakanku."

wallau'alam bisshawab

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Wali Allah Tidak Dapat Disangka-Sangka"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel