Kaisar Romawi Dan Perang Hunain

Perang, kaisar romawi
        kunjungi situs islam kami www.darulihtidaulislam.com

Darulihtidaulislam.com- Ada informasi masuk kepada baginda Nabi, bahwa Kabilah Hawazin yang bermukim di sebelah timur Makkah akan menyerang kaum Muslimin, Karenanya, Nabi sangat berkepentingan membentuk pasukan untuk menaklukkan tentara Kabilah Hawazin, Sebanyak sekitar 10.000 pasukan dan sekitar 2.000 tentara sukarela memperbesar jumlah tentara Islam.

Orang Makkah pun banyak memberikan dukungan dan bantuan: pasukan atau alat-alat perang.Tepat 6 Syawal 8 H, Nabi dan sepasukan perang berangkatmenuju Hunain, tempat Kabilah Hawazin berkumpul. 

Di dalam perang ini, karena ada kesalahan dari pasukan Islam, maka banyak menugikan pasukan pemanah Muslim. Pasukan Khalid bin Walid yang ditugasi untuk memanah, terpaksa harus mundur ke belakang.


Hal inilah yang sedikit banyak membuat barisan Islam mengalami kekacauan Tetapi, setelah Nabi berseru,"Akulah Nabi; akulah cucu Abdul Muthalib", maka kaum Muslimin pun berkumpul kembali mengelilingi Nabi.

Musuh yang berusaha menggempur, diserang balas secara hebat, sehingga mereka tak mampu lagi menahan. Sebagian lari terbirit,
dan sebagian masih berusaha bertahan.

Namun, setelah pemegang bendera tewas, mereka pun ikut tunggang langgang, Rampasan perang yang berhasil dikumpulkan oleh pasukan Islam adalah: 24.000 ekor kambing,
400 kg. emas dan perak; di samping 6.000 tawanan perang.
Seperlima dari ghanimah tersebut diserahkan kepada Baitul Mal, dan sisanya dibagi-bagikan kepada pasukan perang.

Akhirnya, ada utusan dari kabilah Hawazin, mohon supaya
tawanan perang dibebaskan. Dan dengan kasih sayang, Nabi pun
membebaskan mereka. Dan Nabi minta, agar mereka kembali
setelah waktu Ashar, demi pengamanan.Tawanan itu dibebaskan
tanpa membayar uang tebusan.

Kaisar Romawi Menyerang Kaum Muslimin


Kewajiban membayar zakat, diberlakukan pada tahun (9 H)
Sebab, waktu itu hampir seluruh penduduk jazirah Arab telah
memeluk agama Islam.Setelah melihat perkembangan tersebut pasukan Romawi dan kelompok Nasrani seakan tak rela.

Lalu, mereka berusaha menyusun dan mengatur strategi pasukan perang dengan jumlah sangat besar, untuk menyerbu kaum Muslimin. Dan upaya itupun, sangat didukung sepenuhnya oleh kelompok Nasrani Arab.Dengan mempertimbangkan berita desas desus tersebut, maka Nabi mengirimkan pasukan untuk menjaga perbatasan Siria,agar musuh bisa dihalau.


Pada bulan Rajab tahun 9 H., Nabi bersama 30.000 pasukan berangkat dari Madinah. Dan di antara perbatasan Madinah dan Damsyik, Nabi dan pasukan berkemah di Tabuk, untuk mencari informasi tentang musuh. Tetapi, setelah baginda Nabi Saw tiba di tempat perbatasan Siria, ternyata situasinya aman;dan konon pasukan Romawi membatalkan penyerangan dan peperangannya.

Sebab, umat Islam yang berjumiah kecil, ternyata berani menghadapi musuh yang berjumiah 30 kali lipat. Maksudnya, adalah tentara yang dipimpin Khalid bin Walid, dalam perang Mu'tah.Setelah tidak ada serangan Romawi, bahkan tak ada yang
dianggap mengkhawatirkan, Nabi dan tentara pulang lagi ke
Madinah.

SEKIAN......

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kaisar Romawi Dan Perang Hunain"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel